Sekarang rasa sunyi sepi itu telah hilang seiring dengan lahirnya putra
kecilku yang mungil pada hari Sabtu tanggal 29 Oktober 2011 Pukul 15.20
WITA. Biasanya aku selalu sendiri. Kalau ada yang bertanya "Kemana
Suamimu?" akan aku jawab "Ada, tapi tak ada". Walaupun begitu, dia
selalu ada untukku saat aku butuh. Begitulah seterusnya. Kemudian muncul
bayi mungil yang hanya ku kandung selama 7 bulan, mungkin dia tahu
kalau mamahnya kesepian, makanya dia lahir sebelum waktunya.
Keadaan berubah drastis, tidak hanya karena bertambahnya anggota
keluarga yang meramaikan suasana rumah dengan tangisan dan tawanya, tapi
juga waktu, jam tidur, kebiasaanku berjalan-jalan yang sekarang
membuatku menjadi orang rumahan merawat dan menjaga bayi mungilku dengan
penuh keikhlasan dan tanggung jawab sebagai ibu yang baik.
Itu semua belum apa-apa, akan ada perubahan-perubahan yang lain seiring
dengan tumbuh kembangnya si kecil dan mengharuskanku berpindah ke Plan B. Harus!!
Semua itu akan aku lakukan untuk Bayiku tersayang Muhammad Arrayan
Fikri. Apapun akan aku lakukan untuk yang tersayang. Aku pikir semua ibu
di dunia ini akan melakukan hal yang sama untuk anak-anaknya.
Semoga aku bisa menjadi ibu yang baik serta istri yang berbakti untuk suamiku.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar